Satu peta yang sama digambar enam kali. Posisi setiap kotak tidak pernah berubah — yang berubah antar tahap hanyalah: jalur yang mati, kotak yang lahir, dan label yang berganti. Jadi setiap slide adalah diff, bukan gambar baru.
| # | Keputusan | Konteks |
|---|---|---|
| 1 | Daftar data yang dicollect + metode | deliverable Dimas & Axel; benchmark Stockbit; termasuk siapa yang bangun scraper IDX |
| 2 | Di mana "DB saham" hidup & ownernya | usulan: warehouse ClickHouse + curated layer = platformnya; bukan DB baru lagi |
| 3 | Sistem akun: satu atau tiga? | sudah ada paywall legacy + backend Go Aisaham; "backend premium baru" = sistem ke-3. Usulan: satu (backend Go), subdomain boleh beda |
| 4 | Mekanisme merge IQPlus | hipotesis: konsumen lama = Imq.php (konfirmasi mas Nur); siapa yang menyuplai tabel harga legacy setelahnya |
| 5 | Datacom: apa yang pindah duluan | usulan: warehouse dulu — beban terbesar, konsumen terkontrol; web menyusul setelah CDN jalan |
| 6 | Owner per jalur pasca 18 Agu | Axel kuliah; Fikri masuk (idn-media); siapa pegang platform data & /idx operasional |
| 7 | aniwa: minta akses atau ganti | gerbang IDNx→produksi tanpa source; minimal minta spec langkah apply ke mas Nur |
Detail tertulis: docs/projects/idn-ai/meetings/2026-08-12-rabu-prep.md ·
peta lengkap: note 🗺️ The big picture di Notion IDN AI.